Dilema antara beli kitchen set jadi (IKEA, Olympic, atau toko furnitur) vs custom adalah pertanyaan klasik saat renovasi dapur. Jawabannya tidak sesederhana mana yang lebih murah — ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan sesuai kondisi dapur Anda.
Perbedaan Utama Kitchen Set Custom vs Beli Jadi
| Aspek | Beli Jadi | Custom |
|---|---|---|
| Ukuran | Standar (60cm, 80cm) | 100% sesuai dapur |
| Harga | Lebih murah untuk ukuran standar | Lebih efisien untuk ukuran non-standar |
| Material | Terbatas pilihan | Bebas pilih material & motif |
| Waktu | Langsung tersedia | 14–21 hari produksi |
| Kualitas | Standar pabrik | Dikerjakan pengrajin terlatih |
| Garansi | 6–12 bulan | 1–2 tahun |
| Fitting | Perlu penyesuaian atau ada celah | Pas sempurna |
Kapan Pilih Kitchen Set Jadi?
- Dapur berukuran standar (lebar 240cm atau 300cm)
- Budget sangat terbatas dan butuh cepat
- Dapur sewa atau apartemen temporary
- Tidak terlalu peduli estetika, prioritas fungsi dasar
Kapan Pilih Kitchen Set Custom?
- Dapur dengan dimensi tidak standar (sudut, L-shape, U-shape)
- Ingin desain yang sesuai selera dan tema rumah
- Apartemen atau rumah yang akan ditempati lama
- Ada sudut mati yang ingin dimaksimalkan fungsinya
- Budget tersedia dan ingin kualitas lebih tahan lama
Perhitungan Harga: Mana yang Lebih Hemat?
Untuk dapur 3 meter lurus:
Beli jadi: 3-4 unit modul @ Rp 2–4 juta = Rp 6–16 juta (tapi ada celah dan perlu penyesuaian)
Custom HPL: 3 meter @ Rp 3,5 juta = Rp 10,5 juta (pas sempurna, material lebih tebal)
Untuk dapur bentuk L 4 meter:
Beli jadi: Sulit menyesuaikan sudut, perlu filler panel tambahan, biaya akhir Rp 15–25 juta
Custom: Rp 14–20 juta, mulus tanpa celah, sudut dioptimalkan
Kesimpulan
Untuk dapur standar dengan budget ketat: beli jadi bisa menjadi pilihan. Tapi untuk hasil terbaik dalam jangka panjang — terutama dapur non-standar — kitchen set custom dari Tertata memberikan nilai lebih baik. Hubungi kami untuk estimasi harga gratis.






